Mompreneur : Sebuah Permulaan

Beberapa tahun belakangan ini-mungkin 3 atau 4 tahun lalu-gagasan mengenai "momprenenur" mulai bermunculan. Kini sudah semakin bekembang dan semakin mengarah ke gaya hidup. Ya, "Momprenenur" kini adalah life style. 

Bermula dari kegalauan para ibu-ibu rumah tangga yg mulai kewalahan mengatur kebutuhan hidup dikarenakan dari tahun ke tahun taraf biaya hidup tidak pernah turun. Sayangnya kita justru tidak bisa berharap banyak dari perhitungan ekonomi yg tidak mengijinkan kondisi itu berjalan sebanding dengan perolehan pendapatan/gaji. Malah perusahaan-perusahaan besar berbondong-bondong melakukan pemangkasan biaya produksi termasuk biaya karyawan. So, let's mom do something creatively..demi menopang rumah tangganya.


Faktor kedua yg mendorong semakin berkembangnya gagasan mengenai "Mompreneur" ini adalah perilaku 'Motherhood'. Maksud saya lingkungan per-ibu-ibu-an yg sudah "tersistem" untuk "berjuang" menjadi yang nomor satu diantara kaumnya..hehehe... ya siapa juga yg ga mau jadi yg terbaik dan sempurna ya kaan.. Maka terciptalah "battle land" abadi antara ibu-ibu bekerja dan emak-emak yg setia bekerja fulltime di rumah-bahkan terkadang dengan jam kerja lembur melebihi lembur karyawan kantoran. Well, saya tidak ingin menafikan itu semua..karena toh saya juga ikut "bergulung" dalam pusaran itu.


Kemudian perlahan namun pasti orang-orang mulai beralih pada enterpreneurship yang dipandang memiliki secercah harapan demi peningkatan dan perbaikan taraf kualitas hidup. Mulailah bermunculan kegiatan-kegiatan dan usaha-usaha yg berembel-embelkan istilah "-preneur". Enterpreneur, Writerpreneur, Kokipreneur, Cakepreneur, sampai Mompreneur.


Istilah Mompreneur ini sebenarnya untuk menjembatani kedua kubu yg saling bertentangan tadi, yakni antara ibu bekerja dan ibu rumah tangga. Bisa dibilang momprenenur ini adalah model asimilasi atau persilangan dari kedua label tadi yg sebenarnya adalah satu. Bener ga? Ibu bekerja itu apa juga bukan ibu rumah tangga?tapi yg memiliki pekerjaan di luar rumah. Sementara ibu rumah tangga full mengurusi urusan rumah tangga. Masing-masing ada plus minusnya. Dan berusaha "dirangkum" dalam sebuah istilah MOMPRENENUR. Seorang ibu rumah tangga yg bisa mencari pendapatan sendiri tanpa harus meninggalkan tugasnya sebagai ibu rumah tangga yg mengurus 'rumah', anak-anak dan suami. Profil yg sangat luar biasa sebenarnya.


Sekarang sedang menjadi 'Hero' bagi ibu-ibu rumah tangga yg pengen 'move on' dan mengembangkan dirinya lebih baik lagi. Semoga tidak sekedar demi memenangkan penilaian pendapat umum..tetapi bisa menjadi solusi terbaik bagi perkembangan dan pertumbuhan kepribadian para perempuan itu sendiri.


-ndil

Komentar

Postingan Populer