Teknik 4R untuk Mengelola Self Talk

Mengelola Self Talk bisa dikatakan sebagai “Seni Berdialog dengan Diri Sendiri”. Karenanya dapat kita pelajari langkah-langkahnya satu per satu. Dari sekian materi self talk yang ditulis banyak mentor dan konsultan pengembangan diri, tips mengelola self talk dari Erika Andersen ini mungkin adalah yang paling sederhana yang bisa kita ikuti satu per satu.

Erika Andersen adalah seorang business coach dan konsultan yang fokus pada pengembangan leadership. Dia menemukan bahwa selama bertahun-tahun, permasalahan yang terjadi dalam kehidupan manusia seringkali dipengaruhi oleh bagaimana kita berbicara mengenai diri kita sendiri maupun orang lain, yakni self talk.

Dan tahukah kamu, self talk negatif bersifat sangat polutif (bersifat polusi) terhadap diri Anda sehingga bisa membuatmu “mati” perlahan-lahan. Tentu dalam arti bahwa hal itu bisa membatasi perkembangan diri Anda.

Karenanya belajar untuk mengelola self talk kita sendiri adalah alat yang sangat berguna dan harus ada dalam ruang pengembangan diri (self development box) kita.

Berikut empat (4R) langkah cara kerja self talk :

·    Recognize : Langkah pertama untuk mengenali self talk kita adalah dengan “mendengarkannya”. Tanpa menyadari proses monolog yang terjadi dalam diri kita, mustahil untuk berharap kita bisa merubahnya. Misalnya ketika diri Anda sedang dipromosikan. Sadari apa yang muncul pertama kali dalam pikiran Anda. Mungkin Anda akan mendengar “Saya pasti gagal, nih”, “Enggak mungkin saya berhasil”, “Saya tidak bisa mengerjakannya dengan baik” – segera setelah Anda mendengarnya, Anda akan mulai merasa hopeless, tak berdaya dan Anda mulai mempercayai pikiran negatif Anda. Jadi, mulailah sadari dialog yang sedang terjadi dalam diri kita.


·     Record : Tulis perasaan-perasaan dan pikiran-pikiran negatif yang muncul. Hal ini membantu Anda untuk melihatnya sebagai bagian di luar diri Anda. Membuat Anda bisa melihatnya secara lebih netral dan menganalisa pikiran-pikiran negatif itu secara lebih obyektif.

·  * Revise : Setelah mencatat atau menuliskan pernyataan-pernyataan negatif tadi, Anda bisa meninjaunya dan memilih untuk memikirkannya kembali. Ini langkah terpenting dalam proses pengelolaan self talk. Dimana Anda mencoba untuk mencari alternatif pengganti lain dari pernyataan-pernyataan negatif yang muncul. Inilah saatnya kamu bisa mengganti dan mengubahnya menjadi pernyataan yang lebih positif. Misalnya – “Saya tahu promosi ini sangat menantang. Tapi saya sangat baik dalam mempelajari hal-hal baru dan saya sangat termotivasi karenanya.”

*  * Repeat : Seperti membangun kebiasaan positif lainnya, mengelola self talk juga perlu untuk dilakukan berulang-ulang. Jika Anda menyadari hal ini memberimu manfaat yang positif, maka Anda perlu secara sadar untuk terus melakukannya lagi ketika self talk negatif terjadi. Kegiatan self talk positif yang berulang ini akan membentuk kebiasaan berpikir positif. Yang kemudian akan membantu Anda membangun kebiasaan-kebiasaan positif yang lain.

Kunjungi situsnya disini

Semoga bermanfaat

Salam



Komentar

Postingan Populer